Arsip Blog

Balet Kontemporer di Istana Yang Klasik

Namanya juga tinggal di negeri orang, pasti ada suka dan dukanya. Nah, salah satu sukanya tinggal di Eropa adalah banyaknya art performance yang menarik. Eropa memang tidak terpisahkan dari seni, mulai dari yang klasik sampai yang modern dan kontemporer. Di setiap musim ada saja festival seni yang memikat untuk disaksikan. Asyiknya lagi, beberapa dari festival ini terbuka bebas untuk publik. Bebas as in gratis-tis-tis! Dan meskipun gratis, kualitas pertunjukannya tetap paten! Banyaknya festival/pertunjukan seni yang bermutu sepertinya menjadi salah satu ukuran kemajuan peradaban negara-negara di Eropa dari aspek budaya. Di Eropa, dengan mudah kita bisa dapatkan kalendar acara seni-budaya untuk tahun yang sedang berjalan. Rapi terencana.

Polandia, meskipun belum seterkenal Perancis, Italia, atau Spanyol dalam bidang seni, tampaknya juga tidak mau ketinggalan untuk memajukan citra kulturalnya. Dalam beberapa tahun belakangan ini, di kota-kota besar Polandia semakin banyak festival seni musik, tari atau teater dalam skala internasional atau yang bersifat free admission. Hati pun semakin senang kalau sudah melihat tulisan “wstęp wolny” di brosur acaranya. (Bisa ditebaklah, wstęp wolny artinya ‘bebas bea masuk’ :) . Dan semakin terkagum-kagum setelah melihat betapa bagusnya pertunjukan yang ditampilkan. Seperti pertunjukan balet kontemporer dalam rangkaian proyek seni Art of Royal Arcade yang kemarin malam saya saksikan di The Royal Castle of Warsaw.

Art of Royal Arcade, atau yang dalam bahasa Polandia-nya dinamakan Królewskie Arkady Sztuki, adalah proyek seni yang memadukan teater, tari dan musik yang diselenggarakan oleh The Royal Castle of Warsaw dan disponsori oleh pemda kota Warsawa! (Mantap euy, ada cultural budget supaya rakyat bisa menikmati seni secara gratis :) ) Didukung oleh lebih dari 200 seniman profesional, ada 12 repertoar yang ditampilkan pada setiap malam Sabtu dan Minggu dari tanggal 13 Agustus – 18 September 2011. Semuanya terbuka untuk umum tanpa perlu membeli tiket masuk! Hanya saja karena keterbatasan tempat, siapa yang datang cepat dialah yang dapat tempat duduk strategis. First come first seated. Wajarlah.. Tapi ternyata tidak semua yang berdiri karena tidak mendapat kursi. Ada juga yang sengaja berdiri karena mau memfoto aksi panggung, atau supaya jelas melihat karena sebelumnya ketutupan penonton yang duduk di depannya.

Karena di Indonesia tak pernah kesampaian nonton balet, saya sengaja pilih nonton sesi pertunjukan balet kontemporer di malam terakhir: Wieczor z Kieleckim Teatrem Tanca. Para penari baletnya berasal dari teater tari di Kielce, suatu kota di tenggara Polandia. Fragmen pertama berjudul “Sny”, yang artinya: dreams, terasa agak absurd buat saya (dan juga untuk orang Polandia di sebelah saya karena dia sering menggeleng-gelengkan kepalanya hehe..). Koreografi tarian dan musik pengiringnya terasa surealis, kelam sekaligus romantis.. well, they’re portraying dreams indeed.

Yang mengagumkan buat saya adalah fragmen kedua yang berjudul “Dla Ciebie Panie“. Artinya manis deh: “For You Ladies:) They’re simply amazing! Enerjik, spiritful, gerakan yang luwes dan penuh penghayatan. Hati pun terenyuh ketika sang penari solo menari diiringi lagu Sometimes I Feel Like A Motherless Child, wah, ekspresi di wajahnya menjiwai banget. Atau ketika sekelompok penari seperti sedang menari bagi Tuhan dalam iringan musik Gospel.

Tak terasa waktu sudah pukul 20:30 malam. Selama 1.5 jam saya terpukau dengan keindahan balet kontemporer di Kubicki Arcades-nya Royal Castle. Saat pulang pun saya masih terkenang-kenang indahnya tarian tersebut. Seakan seperti ditujukan untuk saya sebagai seorang wanita: Dla Ciebie Panie

Yuk Jalan-jalan Satu Hari di Warsawa!

Kali ini saya mau mulai membahas tentang tempat-tempat yang menarik dikunjungi di Polandia. Soalnya saya yakin nggak banyak teman-teman di Indonesia yang punya gambaran, mau lihat apa sih di Polandia. Nah, kita mulai dengan jalan-jalan di ibukota-nya Polandia ya, kota Warsawa.

Warsawa sendiri lebih merupakan kota bisnis dan pemerintahan. Sebenarnya nggak banyak obyek wisatanya di sini, apalagi kalau kitanya nggak tertarik lihat-lihat museum :) Untuk kota turisnya lebih tepat kunjungi kota Krakow (kira-kira 3 jam kalau naik KA dari Warsawa). Tapi karena sekarang saya tinggalnya di Warsawa, ya kita mulai dari sini dulu.

Inilah obyek-obyek yang menarik kalau mau mengunjungi Warsawa:

1.  Kota Tua (Stare Miasto)

Yang satu ini nggak boleh dilewatkan kalau ke Warsawa! Kota Tua atau dalam bahasa Polandnya disebut Stare Miasto (dibacanya sama dengan ejaan bahasa Indo: Stare Miasto) adalah distrik bersejarah yang paling tua di Warsawa dan indah banget!. Dibangun pada abad ke-13, seluruh bangunan di tempat ini pernah dihancurkan sampai rata dengan tanah oleh tentara Jerman pada saat Perang Dunia II. Barulah tahun 1950-an dibangun kembali, brick-by-brick and so painstakingly sampai makan waktu > 10 tahun (tepatnya 1949 – 1963 dan 1970), dan sekarang termasuk daftar UNESCO World Heritage Site.

Di Kota Tua bisa puas-puasin mata banget deh, apalagi yang hobi fotografi. Soalnya banyak bangunan menarik di sini dan setiap sudut kotanya artistik banget.  Dimulai dari Royal Castle (Zamek Krolewski), Kolumn King Zygmunt, St Anna Church, dan St. John Cathedral sampai ke jantung kotanya yaitu Old Town Square (Rynek Starego Miasto) yang dikelilingi oleh bangunan ekletik berwarna-warni dan ditengahnya dibangun patung Syrena (putri duyung lambang kota Warsawa). Oh ya, untuk Royal Castle, worth it kok untuk dimasuki karena di sini boleh berfoto di dalamnya :) Tiket masuknya 22 PLN (sekitar $7).

Dari Old Town Square silakan nyambung terus ke Kota Baru (Nowe Miasto) yang dibatasi oleh Benteng Barbakan yang panjang dan berbata merah. Di Kota Baru ini juga banyak bangunan yang menarik, termasuk rumah masa mudanya Marie Curie (ilmuwan wanita terkenal yang memenangkan Nobel Fisika).

Aduh, banyak deh, dibahas lebih rinci di postingan tersendiri aja ya. Yang pasti, jalan-jalan di sini jangan buru-buru, karena di sinilah jantung hatinya Warsawa.

2. Istana Wilanow (Palac w Wilanowie)

Ini asli istana musim panas untuk keluarga raja-raja Polandia yang dibangun di abad ke-17 dan ajaibnya nggak ikut dihancurkan selama PD II. Ada juga kebun istananya yang bagus banget kalau lagi musim panas. Kalau bisa sempatkan masuk ke dalam istananya (tiket masuknya 16 PLN atau sekitar $5) dan melihat-lihat bagian dalamnya yang terdiri dari 2 lantai. Yang menarik sih lantai 1, soalnya kalau di lantai 2 isinya lebih ke koleksi lukisan portrait dari anggota keluarga kerajaan. Sayangnya di dalam istana nggak boleh ambil foto.

Kalau mau masuk ke Istana-nya, lebih baik pagi-pagi karena Istana tutup pkl 16:00 (pengunjung terakhir boleh masuk ke Istana pkl 15:00). Kalaupun tidak mau masuk (cuma lihat-2 atau berfoto di luar istana), ya tetap datang pagi soalnya lokasinya di ujung sendiri. Sementara obyek wisata yang lain lebih ke tengah kota hehehe..

3. Park Lazienki

Di Warsawa ada banyak taman (mungkin karena itu tingkat polusi udara di sini cukup rendah), dan Park Lazienki ini merupakan taman yang terbesar di Warsawa! Di sini harus kuat jalan kaki :) soalnya lumayan menjelajahi taman supaya bisa lihat 2 point of interests:

3.1) Istana Lazienki atau yang lebih dikenal dengan Istana di Atas Air karena memang dibangun di atas pulau kecil buatan di atas danau. Istananya sendiri nggak terlalu besar, dibangun abad 17 sebagai bathhouse untuk keluarga raja dan sekarang dipertahankan sebagai museum yang bisa dimasuki. Nggak perlu masuk sih menurut saya, lebih seru menikmati suasana sekitar danau yang asri karena inilah kompleks raja Poland dulu menikmati musim panasnya.

3.2) Patung Frederic Chopin, musisi klasik yang terkenal banget itu! Kalau musim panas, tiap hari Minggu pkl 12:00 dan pkl 16:00 ada konser musik Chopin (gratis!) yang digelar di dekat area patung itu. Kadang murni piano klasik, kadang udah dikolaborasi dengan musik pop dan rok. Bicara soal Chopin, wah.. orang Poland mah bangga banget ama musisi yang lahir dan besar di Poland itu. Di sini ada Chopin Museum, Chopin Music University, dan tiap tahun digelar Chopin Festival. Kalau suka musik klasik, sempatkan masuk museumnya deh.

4. Palace of Culture and Science (Palac Kultury i Nauki)

Inilah landmarknya kota Warsawa. Sering disingkat dengan sebutan Palace Culture atau PKiN. Dengan tinggi 231 m, inilah gedung tertinggi di Warsawa yang katanya bisa dilihat dari semua penjuru kota (bila cuaca cerah). Biarpun katanya landmark, sebenarnya orang-orang Polandia sendiri nggak suka dengan bangunan ini karena ternyata bangunan ini hadiah dari Joseph Stalin ketika Poland masih berada di bawah cengkraman Uni Soviet. Kabarnya, Stalin sang tirani kejam itu sengaja memerintahkan pembangunan Palace Culture ini pada tahun 1952-1955 sebagai simbol dominasi Uni Sovyet yang mengawasi tingkah laku orang-orang Polandia supaya ‘jangan macam-macam’ di era komunisme itu. Ingat jargon “The Big Brother is watching?

Sekarang Palace Culture ini dijadikan sebagai tempat perkantoran, gedung teater dan pameran, gedung pertunjukan, museum bahkan bioskop! Bisa juga naik ke lantai 30-nya (lantai Panorama) untuk lihat kota Warsawa dari atas, tapi jujur sih.. nggak worth it soalnya pemandangannya nggak bagus-bagus banget :) Tapi harus sempatkan foto di depan gedung ini ya, gimana pun juga kan landmark kota Warsawa.

Obyek lainnya yang juga menarik, andaikan punya waktu lebih di Warsawa, saya rekomen kunjungi:
- Museum Uprising Warsaw (Muzeum Powstania Warszawskiego)
- National Museum (Muzeum Narodowe), dan
- Copernicus Science Center (Kopernik Centrum Nauki)
Hayoo, suka museum dan iptek nggak? Hihihi..

So.. to resume this posting, ini rekomendasi saya untuk itinerary one-day trip in Warsaw. Oh ya, better you come in summer dimana siangnya lebih panjang jadi waktu jalan-jalannya bisa lebih lama *nggak mau rugi*:

1. Pagi (mulai pukul 09:00): mengunjungi Istana Wilanow.
2. Menuju ke Park Lazienki, pertama cari Patung Chopin yang bisa kelihatan dari pintu masuk taman, lalu masuk ke tengah-tengah taman untuk menemukan Istana di Atas Air (hahaha.. ini itinerary atau berburu harta karun sih).
3. Ke tengah kota (Centrum) untuk berfoto di depan Palace Culture (hihi, cukup foto doang)
4. Terakhir: puas-puasin ngubek Stare Miasto dan Nowe Miasto.

Oh ya, tips satu lagi, kalau emang tight-budget, ke Warsawa-nya hari Minggu aja, soalnya pada hari Minggu masuk Istana Wilanow dan Royal Castle di Kota Tua gra-tis! Horee..Tapi jumlahnya terbatas lho, jadi ya better come early deh.

Selamat berpetualang di Warsawa! :)

Catatan-catatan lain yang terkait topik ini:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.