Keliling Warsawa Dengan Warsaw Sightseeing Bus

Ini kelanjutan dari catatan saya sebelumnya tentang obyek-obyek wisata menarik di Warsawa. Namanya juga mau jalan-jalan, ya harus dipikirkan juga mau naik apa. Nggak mungkin kan jalan kaki terus.. Dan sayang juga kalau duitnya dipakai untuk berkeliling naik taksi, lebih baik buat beli oleh-oleh (atau bayar denda bandara karena bagasinya overweight :))

Salah satu pilihan transportasi yang menurut saya cukup nyaman kalau mau city tour di Warsawa adalah Warsaw Sightseeing Bus.

Moda transportasi wisata yang satu ini memang semakin familiar. Nggak cuma di negara-negara Eropa dan Amerika, ternyata cabangnya di Singapura juga sudah ada. Caranya gampang. Kamu bisa beli tiketnya langsung sama supirnya, duduk manis di dek atas (biar mantap pemandangannya), lalu siap deh diantar melihat-lihat obyek-obyek wisata pilihan di Warsawa. Bis ini terkenal dengan sistem “hop on – hop off” (kok kayak kelinci ya), dimana kamu bisa naik-turun-naik lagi bis ini semaunya selama 24 jam atau 48 jam (tergantung tiket) pada halte obyek-obyek wisata yang dilewatinya.

Tiketnya berapa? Untuk dewasa, 60 PLN (setara US$20) untuk 24 jam dan 80 PLN untuk 48 jam. Bis ini mulai beroperasi mulai pkl 11:00 siang dan berangkat tiap 1 jam sekali sampai pkl 17:00 sore. Kalau kamu tiba di Warsawa via Dworzec Centralna (Stasiun Kereta Api Centralna), nah.. gampang sekali cari bus ini. Kalau keluar dari stasiun, langsung menuju ke arah Palace of Culture sebagai patokan (gedungnya Palace of Culture kan tinggi menjulang, jadi pasti gampang kelihatan). Halte awal Warsaw Sightseeing Bus ini ada di dekat Palace of Culture, di seberang stasiun Centralna.

Rute yang dilalui bus ini adalah: Palace of CultureNowy Swiat (nama jalan yang terkenal dengan banyak toko dan coffeeshop untuk para turis) – Old Town Pilsudki Square (di sini ada Tugu Pahlawan Tak Dikenal) – National Museum –  Lazienki Park – dan terakhir balik lagi ke Palace of Culture. Lumayan meng-cover obyek-obyek wisata yang telah saya tulis di catatan sebelumnya kan?

Nggak enaknya bus ini… walaupun sudah bersistem hop off – hop on ala kelinci, ya tetap aja nggak fleksibel. Selain karena kita terikat dengan jadwal bus (kalau ketinggalan bus, nunggunya lamaaa lagi), bus ini sebenarnya cuma beroperasi selama 6 jam, bukan beneran 24 jam atau 48 jam lho. Tapi sempat kok kalau mau foto-foto sebentar di depan obyek-obyek wisata (meski agak buru-buru sih..) selama busnya sedang ‘nunggu penumpang’ di halte.

Untuk info lebih lanjut, bisa cek situs mereka (tersedia versi Bahasa Inggris-nya) di www.city-sightseeing.pl/en Dua gambar di atas juga saya ambil dari situs tersebut.

Catatan-catatan lain yang terkait topik ini:

Posted on Februari 17, 2011, in Transportasi, Wisata and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: