Musim Dingin, Kapankah Berlalu?

Sebenarnya sebelum berangkat ke Polandia, saya sudah menyiapkan diri untuk menghadapi kondisi negara 4 musim yang pastinya berbeda jauh dengan negara tropis. Mantel tebal, Long Johns, jaket, sweater, sarung tangan, topi, pokoknya semua ‘perkakas’ musim dingin sudah disiapkan dari Jakarta. Harapan kami, setiba di Polandia nanti sudah tidak repot lagi mencari winter apparel. Waktu itu kami berburu Long Johns di ITC Mangga Dua, Jakarta. Kalau tidak salah, satu stel Long Johns (baju dan celana) untuk dewasa sekitar Rp. 100 ribu, untuk anak-anak sedikit lebih murah. Itu tahun 2008. Setelah tiba di Polandia, kok di sini malah jarang lihat toko yang jual Long Johns hehe..

November 2008 adalah kali pertama saya lihat salju di Polandia. Rasanya excited banget! Iyalah, di Indonesia kita kan nggak ketemu salju, kecuali kalau mau bela-belain mendaki ke Puncak Jaya atau Carstensz Pyramide di pegunungan Jawawijaya di Papua sana. Makanya sempat norak juga. Cari taman agak luas, lalu foto-foto dengan berbagai gaya termasuk tiduran di atas salju hahaha.. Biarin deh, yang penting puas! Lagipula, ternyata tidak semua negara di Eropa mengalami salju lho.

Beautiful Zakopane. Photo credit: http://www.fotka.pl

Negara di Eropa yang disebut-sebut paling indah pemandangan saljunya adalah Swiss atau Switzerland. Makanya kalau ‘terpaksa’ ke Swiss saat musim dingin, justru itu kesempatan baik untuk menikmati keindahan alam di daerah pegunungan Alpen. Kalau di Polandia sendiri, winter capital-nya adalah Zakopane, 400 km dari Warsawa. Kota ini menjadi pusat rekreasi dan olahraga salju di Polandia selama musim dingin. Mau mencoba main ski di Polandia? Ya cocoknya di sana. Namun tidak ada moda transportasi langsung dari Warsawa ke Zakopane, harus melewati Krakow dulu. Zakopane memang dekat dengan Krakow (Krakow adalah ‘kota turis’-nya Polandia), jaraknya hanya sekitar 150 km atau 2 jam perjalanan.

Salju memang ‘aset’ utama di Zakopane, tapi saya yang tinggal di Warsawa lama-lama bosen juga sama salju. Dan percaya deh, semakin tebal itu salju, sebenarnya semakin menyusahkan! Baca juga ya catatan saya sebelumnya tentang ‘Parahnya Musim Dingin di Polandia‘. Itu kisah tentang musim dingin tahun 2010 di Polandia yang miserable. Bagaimana dengan winter tahun ini?

Tahun 2011, musim dingin kembali ‘berulah’. ‘Jadwal resmi’ musim dingin itu kan dimulai bulan Desember, namun pada tanggal 22 November 2010, salju sudah turun dengan lebatnya dan berhari-hari! It’s too early and unexpected! Pada saat itu, beberapa kota kecil di Polandia, seperti di Czestochowa dan Bialystok, belum siap untuk menyalakan pemanas sentral di gedung-gedung. Akibatnya di kota tersebut ribuan orang harus tinggal di rumah tanpa pemanas dan para pekerja harus memakai jaket tebal selama bekerja di kantornya. Bialystok tercatat sebagai kota di Polandia dengan tingkat suhu ekstrem yang mencapai -26 ° Celcius.

Badai salju yang berhari-hari itu tak pelak membuat kemacetan di mana-mana, bus-bus dan tram mogok, tingkat kecelakaan pun bertambah karena licinnya jalanan. Hal ini saya rasakan sekali di Warsawa, lalu lintas serasa lumpuh dan membuat frustasi para pekerja yang harus commute. Pada saat-saat ini, suhu rata-rata mencapai -15 ° Celcius dan semakin dingin ketika malam. Kembali kita dengar cerita sedih bahwa lebih dari 200 orang di Polandia mati karena kedinginan akut (hipotermia), sekali lagi kebanyakan dari mereka adalah para tunawisma dan pemabuk yang tidak mau tinggal di shelter home. Kenapa sih tidak mau? Menurut mereka, kondisi di shelter home lebih buruk, tidak nyaman dan tidak bebas bagi mereka. Akibatnya mereka lebih memilih tinggal di gubuk-gubuk darurat di taman atau hutan kota. Bila suhu mencapai – 5 ° Celcius, para polisi pun menyisir taman dan tempat-tempat umum lainnya untuk membagikan selimut dan makanan hangat bagi para tunawisma sekaligus meminta mereka pindah ke shelter home. Beritanya bisa ditonton di sini.

Walhasil dari minggu terakhir November 2010 sampai awal Januari 2011, keadaan cuaca buruk sekali. Selain di Polandia, badai salju ekstrem ini menimpa banyak negara lain di Eropa, termasuk Inggris, Jerman, Skotlandia, Norwegia, dll. Lalu lintas udara pun kembali terganggu, ratusan jadwal penerbangan dibatalkan, salju tebal menumpuk di landasan pacu, dan banyak bandara terpaksa ditutup untuk sementara waktu. Eurocontrol, badan pengawas udara pusat, melaporkan penundaan penerbangan yang parah di Brussels, Frankfurt, Munich, Wina, Praha dan Paris.

Salju di taman dekat Metro Politechnika, Warsawa, Januari 2011

Di pertengahan Januari 2011, cuaca berangsur lebih baik. Tetap dingin, tapi salju hanya sekali-kali turun dan aktivitas kembali normal. Ini periode musim dingin yang proper, anak-anak pun banyak yang keluar untuk main snowboarding. Apalagi ketika memasuki bulan Maret 2011, matahari pun muncul untuk beberapa hari. Can you imagine how much fun it is to see the sun again?

Tapi jangan keburu senang dulu. Minggu ini (minggu terakhir di bulan Maret 2011), where we supposed to be already in spring time, suhu kembali drop di Polandia. Bahkan minggu lalu salju tipis sempat-sempatnya turun lagi. Aargghh.. enggak cukup ya 5 bulan kedinginan terus?! I know someday I will miss being in the wintertime with all those thick beautiful white snow, but not now. Now I just want to put on lighter clothes and go on photo hunting tanpa harus kerepotan copot-pasang sarung tangan. So I will close this post by one wish: Salju, cepatlah selesai. Musim dingin, cepatlah berlalu..

Catatan lain yang terkait topik ini:

Posted on Maret 25, 2011, in Iklim & Cuaca, Transportasi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 14 Komentar.

  1. Mbak, bisa minta alamat emailnya??
    Saya maw sedikit bertanya-tanya…

  2. Mangaratua Sihombing

    Oh No! Saya bakal ke Polandia winter ini mbak, mau infonya dong Mbak untuk cari winter clothes (jackets, long johns, dll) yg harganya tjangkau dmana yah Mbaj? Makasiiiiih bgt infobya

    • Halo Mangaratua,

      Waktu itu kami cari semua perlengkapan musim dingin mulai dari long johns, mantel, sarung tangan, topi, dll di Mangga Dua tepatnya di Pasar Pagi Mangga Dua untuk long johns-nya (harganya Rp 100.000/stel, tokonya ada di lantai dasar) dan di Mangga Dua Mall untuk mantel saljunya (harganya tergantung bulu apa yg dipakai dan setebal/sebesar apa, harga mulai Rp 500.000/mantel).

      Semoga membantu.

  3. Wah, Mbak Elice saya dari dulu kepengen banget ke negara yang ada saljunya. Tapi ternyata kalau kelamaan bersalju nggak enak juga ya Mbak? Brrrrr….. x(

    Hmmm, semoga suatu hari saya bisa sampai ke Polandia *ngimpi*😀

    • Halo SarVic,

      Asyik kok kalau liburan ke negara bersalju (1-2 hari cukup lah, yang penting sudah foto di tengah salju). Yang nggak enak kalau kelamaan tinggal di negara itu selama winter – sampai bosen menanti kapan selesai dingin dan mendungnya! Di Polandia ini dinginnya nggak tanggung-tanggung pula, siang hari pun suhu minus. Sampai kita di sini dengan ‘belagunya’ menghibur diri “oh, hari ini lumayan ‘cuma’ minus 10 derajat, kemarin minus 17 derajat” Taelahhh… padahal tahu sendiri yang namanya suhu minus itu ya tetap saja suhu es. Di dalam rumah pun kadang harus pakai jaket.

      Amin, suatu ketika semoga kamu bisa main-main ke Polandia. Thanks ya sudah berkunjung ke blog saya.

  4. Woi Lis…masih bekukah disana? I heard about Eastern Europe bad winter…..Stay warm, anyway……

    regards
    je

    • Halo Bang…
      Masih, masih suhu es nih di sini (Januari-Februari 2012). Tiap hari termostatnya masih nunjukkin suhu minus, bahkan di siang hari yang ada mataharinya. Kalau salju sih tidak selebat tahun-tahun lalu, tetapi suhunya itu lho, ampun deh, dinginnya menusuk tulang. Kalau naik mobil pun, kayaknya lamaaa bgt baru terasa panasnya. Sudah pasrahlah kami urusan winter di sini, banyakan nyusahinnya daripada romantisnya!

      Thanks ya atensinya. Salam buat si Kakak dan si kecil di rumah…

  5. Halo,
    Tanya nih saya akan melewati Eropa dalam rangka liburan wisata dan umroh berangkat 15 maret 2012, perjalanan di Eropa : Paris- Brussel-AmsterdamCologne – Heidelberg-Titisee-Lucerne-MT Titlis, Dijon- Paris kemudian ke Saudi Arabia untuk Umroh.
    Koira kira apakah saya masih bisa menikmati kunjungan saya di Eropa sehubungan keadaan suhu dingin disana? Apa saja yang musti saya siapkan agar saya bisa menikmati perjalannan ini ?

    • Halo Mas Fatah Widodo,

      Perjalanan Eropa-nya nggak lewat Polandia nih?🙂

      Suhu di kota Paris, Brussel, Amsterdam pada pertengahan bulan Maret sudah plus tetapi pastinya masih dingin untuk ukuran orang Indonesia, rata-rata 8 derajat Celcius. Saat itu juga biasanya peralihan ke musim semi yang ditandai dengan mulai sering hujan, jadi sebaiknya bawa payung, topi, syal, sarung tangan dan terutama jaket/mantel. Tidak perlu terlalu tebal dan tidak perlu juga sampai pakai Long John (pakaian dalam thermal), kecuali kalau memang tidak tahan dingin. Tetapi biasanya kalau bergerak (banyak jalan kaki) selama perjalanan wisata tersebut, badan akan jadi lebih hangat.

      Saya yakin pasti bisa kok menikmati kunjungan ke Eropa pada bulan Maret, karena cuacanya sudah lebih ‘mendingan’ (dibanding bulan Januari/Februari yang putih kelabu ini) dan banyak obyek wisata indoor di Perancis yang bisa dinikmati. Jangan lupa bawa vitamin supaya stamina tetap terjaga. Apalagi dari suhu Eropa yang dingin ini akan lanjut ke Saudi Arabia yang puanas, jadi tubuh pasti akan shock juga dengan perubahan suhu yang mendadak.

      Happy travelling…

  6. Sekedar tambahan bu.. Kalau mau cari long john ada di Mark & Spencer

  7. Halo Mbak Elivie, i love your posts. saya sudah tinggal di Krakow selama beberapa bulan terakhir ini, and as you said, Krakow memang “kota turis”-nya Poland, you can get all the thing you need while you’re in Krakow, with quite cheap prices.
    Talk about Zakopane, sekedar saran aja, biasanya kalau lagi Winter, jalan ke arah Zakopana, sering ditutup untuk sementara karena saljunya yang terlalu slippery, tapi biasanya ditutupnya malam aja, jadi kalau mau ke Zakopane, lebih baik waktu masih ada sunlight, karena cenderung lebih safe🙂
    Kalau ada yang butuh info tentang Krakow, feel free to ask me on my email : nofalya.kamalin@yahoo.com..

    Pozdrawiam!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: