Ternyata Masih Risih Juga..

Eropa memang terkenal bebas dan terbuka dalam hal penampilan. Kalau sudah musim panas, para wanitanya keluar rumah cukup dengan memakai atasan tank top dan short pant atau rok mini untuk berjalan-jalan santai menikmati hangatnya matahari. Aman, nggak ada yang ganggu atau iseng nyuitin. Di Indonesia mana bisa…

Namun ada batasannya juga lho. Di Polandia, dimana mayoritas rakyatnya masih memegang teguh agama Katolik, bila berpenampilan terlalu vulgar di jalanan ternyata bisa membuat mereka risih juga. Saking risihnya sampai merasa perlu melapor ke polisi. Berikut berita yang terjadi di Warsawa baru-baru ini.

Minggu lalu, tepatnya tangal 22 Maret 2011, masyarakat Warsawa dibuat heboh dengan sesi pemotretan fashion di tengah jalan dimana model wanitanya berpose tanpa sehelai benang pun alias bugil. Pemotretan dilakukan di jalan Zlota (tidak jauh dari Palace of Culture, jadi memang di area tengah kota) di bawah arahan langsung sang fashion designer, Piotr Krajewski. Awalnya pemotretan berjalan lancar dimana sang model, sesuai skenario, membuka bajunya lalu melenggang di tengah jalan dengan bertelanjang bulat. Kontan banyak mata pun langsung melotot menyaksikan pemotretan terbuka ini dan kemacetan pun sempat terjadi di daerah itu.

Ternyata tidak semua orang menikmati aksi seksi ini. Beberapa orang yang merasa risih dan tersinggung dengan ‘pornoaksi’ ini sampai memanggil polisi. Tak lama polisi pun datang dan menghentikan kegiatan tersebut. Mereka memberikan teguran bahkan mengenakan denda bagi sang desainer sebagai penanggungjawab kegiatan ini karena dianggap telah mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat.

Pemotretan Yang Menghebohkan di Warsawa, Maret 2011. Photo credit: http://www.se.pl

Dengan kesal dan rasa tak percaya, sang desainer pun berkomentar ketika diwawancarai “Spytałem, co z niego za mężczyzna?! Gdybym ja spotkał na ulicy nagą kobietę, tobym się tylko z zachwytem jej przyjrzał, a nie wzywał policję” (Saya tanya ya, pria macam apa yang melaporkan hal ini? Jika saya bertemu wanita telanjang di tengah jalan, saya akan dengan senang hati melihatnya, bukannya melapor ke polisi!”).

Sang desainer pun memuji sang model yang telah berani tampil dalam acara pemotretan yang tak biasa ini. Siapakah sang model yang telah membuat heboh ini? Dia adalah seorang model Polandia berusia 24 tahun bernama Marta Siwak. Gadis ini sempat menjadi peserta dalam acara pemilihan model yang ditayangkan di TVN Polandia “Top Model. Zostan Modelka”, sebuah versi Polandia dari pertunjukan “American’s Next Top Model”-nya Tyra Banks. Meskipun kabarnya si Marta ini sudah cukup terkenal sebagai model, banyak juga orang Polandia yang berkomentar bahwa dia hanya mencari popularitas dan sensasi belaka lewat pemotretan ini.

Penasaran ingin lihat pose-posenya yang menantang? Waduh.. nggak berani saya kasih link-nya. Nanti blog-ku ini bisa dicekal atas dasar UU APP lagi. Namun saya hanya ingin mencatat bahwa di Eropa sekalipun, setidaknya di Polandia, masyarakatnya ternyata masih bisa risih juga bila ada pemotretan fashion yang terlalu vulgar di tempat umum. Kalau orang berciuman mesra di tempat terbuka, atau toko yang secara jelas menjual film-film biru di pinggir jalan, itu masih dianggap biasa dan bagian dari budaya mereka.

Iklan

Posted on Maret 27, 2011, in Berita Unik, Budaya and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: