Legenda Syrenka, Si Duyung Penjaga Kota

Manneken Pis dan Little Mermaid. Photo credit: wikipedia

Eropa mempunyai banyak iconic statues yang unik, lucu, dan seru. Unik karena sampai dijadikan maskot atau simbol kota (baik resmi atau tidak resmi), lucu karena bentuknya ‘fantasi’ banget, dan seru karena banyak mitos atau legenda di belakangnya. Di Brussel, ada “Manneken Pis – itu lho, patung anak kecil yang sedang pipis. Itu patung kayaknya wajib banget didatangi kalau mau dibilang sudah sah menginjak ibukota Belgia. Padahal ya ampun, setelah didatangi ternyata patungnya kuecil (jauh lebih kecil dari bayangan, wong cuma 61 cm!), letaknya di hook jalan, dan dibatasi pagar pula. Untung letaknya masih di area Grand Place (Grote Markt) yang memang merupakan square wisata paling terkenal di Brussel.

Contoh lainnya adalah patung “Little Mermaid” di Copenhagen, ibukota Denmark. Pasti waktu kecil pernah dengar cerita atau nonton film kartun Little Mermaid kan? Itu kisahnya tentang putri duyung yang jatuh cinta dengan manusia sehingga rela meninggalkan kerajaan duyung di bawah air dan berubah menjadi manusia demi mendapatkan cinta sang pangeran. Aslinya dongeng tersebut adalah karya Hans Christian Andersen, penulis cerita anak yang terkenal dari Denmark. Saking populernya fairytale tersebut, patung Little Mermaid (yang juga tidak besar-besar amat, cuma 1.25 meter) yang terletak di pelabuhan Kopenhagen di Langelinie telah menjadi icon kota Copenhagen dan obyek wisata terkenal.

Bagaimana dengan Warsawa, ibukota Polandia? Punya juga, dan ternyata iconic statue-nya Warsawa juga berbentuk putri duyung! Bedanya, kalau putri duyung Copenhagen terduduk lesu seperti sedang merenungi nasibnya, putri duyung Warsawa tegap perkasa mengacungkan pedang layaknya seorang ksatria. Perbedaan lainnya: dalam dongeng asli H.C Andersen si putri duyung tidak punya nama (baru di film animasi Disney tahun 1989 putri duyung tersebut diberi nama Ariel), sementara putri duyung Warsawa bernama Syrenka. Nama itu berasal dari bahasa Polandia yang berarti ‘little mermaid‘ 🙂 Dari tinjauan bahasa, Syrenka adalah bentuk diminutif dari Syrena yang berarti mermaid (duyung) dalam bahasa Polandia.

Legenda Syrenka, Sang Putri Duyung Warsawa

Sama seperti maskot kota lainnya, Syrenka juga mempunyai legenda bahkan dalam beberapa versi. Berikut ini kisahnya yang paling terkenal. Si putri duyung berenang dari Laut Baltik lalu muncul di pinggir sungai Vistula di Warsawa untuk beristirahat. Karena suasana di tempat itu begitu indah, si duyung memutuskan untuk tinggal di sana. Beberapa waktu kemudian, para nelayan setempat menyadari bahwa ada sesuatu yang telah mengacaukan arus sungai, merobek jaring mereka dan melepaskan ikan-ikan di dalamnya. Ternyata si duyunglah yang membuat tangkapan mereka kabur. Para nelayan akhirnya menangkap si duyung dan bermaksud menghukumnya. Namun ketika mereka mendengar nyanyian si duyung, mereka terpukau dengan suaranya yang indah lalu membiarkannya hidup.

Lambang (coat of arms) kota Warsawa - Polandia

Kabar mengenai si duyung yang hidup di sungai Vistula ini kemudian didengar oleh seorang pedagang licik. Dia sadar si duyung bisa menghasilkan banyak uang bila dipamerkan di pekan raya atau pasar malam, maka timbul niat jahatnya untuk menculik si duyung. Si pedagang licik kemudian berhasil menangkap si duyung lalu memerangkapnya di sebuah kandang tanpa air sedikitpun. Si duyung pun menangis minta tolong. Tangisannya didengar oleh seorang anak nelayan di daerah itu. Bersama-sama dengan orang sekampungnya, dia lalu menolong si duyung agar bebas. Sebagai tanda terimakasih, si duyung bersumpah dia akan selalu berusaha melindungi si penyelamat dan keturunannya apabila diperlukan. Sejak itulah, dengan pedang dan perisai, Syrenka sang duyung siap melindungi Kota Warsawa dan para penghuninya.

Sebenarnya legenda Syrenka ini sudah ada sejak abad ke-15, namun semakin populer dengan diresmikannya Syrenka sebagai lambang atau coat of arms kota Warsawa pada tahun 1938. Jadi jangan heran kalau kalian banyak melihat imaji putri duyung di berbagai tempat di Warsawa, misalnya pada fasad bangunan, patri kaca jendela, gapura, lampu jalanan, jembatan, ataupun di bodi semua kendaraan umum dan taksi resmi kota Warsawa.

Dimana Mencari Syrenka?

Ada beberapa patung Syrenka di Warsawa. Yang paling terkenal terletak di Warsaw Old Town Square, jadi mudah sekali untuk menemukannya. Patung ini telah berumur lebih dari 150 tahun karena dibuat oleh pematung Konstanty Hegel pada tahun 1855. Sama seperti patung Little Mermaid yang sekarang ada di pelabuhan Copenhagen, patung Syrenka di Warsaw Old Town ini pun merupakan patung tiruan karena patung yang asli sering mengalami vandalisme atau dirusak oleh tangan-tangan jahil. Jadi patung yang asli sudah dipindahkan ke tempat lain supaya lebih terlindungi.  Dipindahkannya ke mana? Ke Historical Museum of Warsaw. Tapi percaya deh, pastinya lebih keren berfoto di depan patung Syrenka di Old Town Square daripada di dalam museum 🙂

Selain itu, yang juga terkenal adalah patung Syrenka di pinggir sungai Vistula dekat jembatan Świętokrzyski, tepatnya di jalan ‘Wybrzeże Kościuszkowskie’ (busyet, susah banget ya nama jalannya? Udah deh, pokoknya ingat saja patung putri duyung di pinggir sungai). Menurut saya patung ini lebih keren, karena lokasinya sesuai banget dengan legendanya. Ukuran patungnya pun sangat besar dengan tinggi 20 meter, dibuat oleh pematung Louise Nitschowa pada tahun 1939 dari bahan perunggu. Kalau cuaca sedang cerah, bagus sekali kalau bisa berfoto di sini.

Syrenka, si putri duyung Warsawa. Kiri: di Old Town Square, kanan: di pinggir sungai Vistula

Itulah sekelumit catatan tentang putri duyung Warsawa, sebuah mitos yang telah menjadi lambang resmi ibukota Polandia. Jadi kalau berkunjung ke Warsawa, sempatkan mengunjungi dan berfoto di depan Syrenka ya. Itu bukan patung mesum kok, tetapi memang icon kota Warsawa yang terkenal.

Iklan

Posted on Januari 31, 2012, in Berita Unik, Budaya, Pemerintahan, Wisata and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. saya mau foto disanaa 🙂

  2. dan cerita putri duyung sudah merambat ke indonesia, dan sudah di filmkan beberapa kali,
    di tunggu cerita selanjutnya mbak, 🙂

  3. hahaha.. iya, pertama kali aku liat si little mermaid di copenhagen juga kaget banget. Kirain besar, ternyata imut2.. Mungkin maksudnya real size kali ya,.. 😛

    Btw, kayaknya negara2 eropa suka banget buat patung. Mana bagus2 lagi.. seneng liatnya.. ^__^

  4. permisi…ikut comment yah,,:)
    cuman pengen bilang, bahasa yang kamu gunakan dalam setiap artikel yang kamu tulis buat saya sangat menarik dan tidak membosankan bagi saya pribadi untuk menyelesaikan bacaannya, seperti udah punya cita rasa tersendiri….heheheheh….smangaatttttt…:)

  5. Ardi Priyatno Utomo

    Waah, belum sempet lihat mbak. >_<
    Soalnya udah keburu balik en emang lagi minus 3 disana. -_-"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: