Di Indonesia Ada 2 President

Pemilihan Presiden RI tahun 2014 ini seru sekali! Panasnya suasana di dalam negeri sepertinya juga terasa di luar, bukan cuma WNI diaspora yang rela jauh-jauh datang ke KBRI untuk mencoblos, tetapi pers negara asing juga mengamati suasana pilpres kita kali ini. Setelah pencoblosan suara tanggal 9 Juli 2014, beberapa hitung cepat (quick counts) menunjukkan hasilnya. Dan seperti kita ketahui, hasil hitung cepat ini terbelah menjadi 2 kubu dengan hasil bertolak belakang: beberapa berkesimpulan bahwa pasangan no 2 (Jokowi – JK) yang menang, sementara yang lain bilang pasangan no 1 (Prabowo – Hatta) yang menang. Tambah seru karena kemudian kedua pasangan ini mengumumkan kemenangannya. Nah lho! Jadilah berita di tabloid digital politik Polandia ikut menyoroti masalah ini. Berikut cuplikannya:

Tabloid politik Polandia pun ikut memberitakan keunikan pilres Indonesia tahun ini

Tabloid politik Polandia pun ikut memberitakan keunikan Pemilihan Presiden RI tahun ini, dimana kedua kandidat sama-sama mengumumkan kemenangannya.

Dari judulnya aja sudah bisa ketebak ya. “W Indonezji dwóch prezydentów” artinya “Di Indonesia ada 2 Presiden” Ckckck… Kalau diterjemahkan, www.polytika.pl ini kira-kira menulis beritanya seperti ini: “Baru setelah tanggal 21 Juli akan diumumkan hasil resmi pemilihan presiden di negara dengan populasi muslim terbesar di dunia (190 juta pemilih). Hasil hitung tidak resmi memenangkan baik kandidat nomor pertama maupun nomor dua. Singkat cerita, kedua pasangan pun mengumumkan kemenangannya. Atas inisiatif pribadi, Presiden SBY mengundang Joko Widodo (lebih dikenal sebagai Jokowi) dan Prabowo Subianto ke pertemuan terpisah. Jangan menurunkan orang ke jalan, pesan SBY, tunggu hasil resmi. Jokowi, Gubernur Jakarta, mempunyai reputasi sebagai seorang reformis dan bertangan bersih, sehingga dia disukai oleh rakyat dan kalangan bisnis. Bursa saham Indonesia bereaksi positif atas keunggulan suaranya di polling. Namun saingannya, mantan jenderal Prabowo tidak tinggal diam. Beredar rumor bahwa Jokowi…

Yah begitulah, di era keterbukaan informasi sekarang ini, tidak ada yang tersembunyi bahkan untuk pers negara asing Polandia yang sebenarnya kurang dekat dengan Indonesia. Hasil resmi KPU tanggal 22 Juli telah menetapkan kemenangan Jokowi sebagai presiden dengan keunggulan suara 53,15% (Prabowo 46,85%). Namun karena sang mantan jenderal tidak tinggal diam dengan mengugat proses pilpres tersebut, kita pun masih harus menunggu ketukan palu MK tanggal 21 Agustus nanti sebelum disahkannya Presiden ke-7 RI. Namun bagaimanapun juga pilpres sudah berakhir, mari kembali kita pilih no 3: Persatuan Indonesia!

Iklan

Posted on Agustus 4, 2014, in Berita Unik, Pemerintahan and tagged . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Lucu juga judul beritanya 😀 antara lucu dan miris hhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: