Il Polacco di Monte Cassino Italiano

Musim panas 2011, Polandesian mengikuti paket tur wisata ke Italia dari agen perjalanan Polandia. Salah satu agenda di itinerary-nya  adalah mengunjungi Polski Cmentarz Wojskowy di Monte Cassino. Cmentarz? Kuburan? Lho, saya pikir di Monte Cassino mau sightseeing lihat kasino (asal nebak karena namanya mirip) ternyata malah diajak ziarah ke Pemakaman Militer Polandia. Jadilah saya takjub 2 kali: pertama karena ada momen ziarah di dalam paket summer holiday tour, dan kedua karena ternyata ada taman makam pahlawan Polandia di negara lain. Kalau saya ingat-ingat, Indonesia sendiri tidak punya makam militer di luar negeri.

Sebenarnya apa yang terjadi di Monte Cassino di Italia dan apa hubungannya dengan Polandia? Kalau sudah baca posting saya sebelumnya (Si Jasmine dan Si Poppy) pasti ngeh karena saya ceritakan di situ. Di bukit Monte Cassino ini ada biara (monastery) dari Benedictine Order yang ketika Perang Dunia II dicurigai dipakai oleh Jerman sebagai benteng pertahanannya. Pertempuran pun pecah antara Sekutu dan Jerman di tempat ini, yang dikenal sebagai “Battle of Monte Cassino” dan memakan waktu berbulan-bulan dari Januari sampai Mei 1944. Termasuk di dalamnya usaha Sekutu membombardir biara dengan 1.400 ton bom di mid-Februari, namun pasukan Jerman masih belum bisa ditaklukkan.

Barulah pada segmen terakhir di periode 11-18 Mei 1944, Jerman akhirnya menarik mundur pasukannya dan tentara Polandia yang bergabung dengan Sekutu berhasil menancapkan bendera di reruntuhan bukit Monte Cassino sebagai tanda kemenangan Sekutu. Perang memang selalu membuat kita susah membaca sejarahnya yang berlarut-larut, apalagi kalau merasakannya. Wikipedia mencatat ada 20.000 korban jiwa dari pihak Jerman dan 55.000 korban dari bala tentara Sekutu (AS, Inggis, Prancis, New Zealand, India, Polandia) dalam Battle of Monte Cassino ini, termasuk di dalamnya seribu tentara Polandia yang gugur pada seminggu pertempuran di bulan Mei 1944 itu.

Polish cemetery in Monte Cassino-3

Menghormati rekan-rekannya yang gugur, para tentara Polandia yang berhasil survive bahu-membahu membangun pemakaman yang layak di bekas tanah pertempuran. Dirancang oleh arsitek W. Hryniewicz dan J. Skolimowski, Polski Cmentarz Wojskowy diresmikan pada tanggal 1 September 1945 dan menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi 1.051 tentara Polandia yang menjadi pahlawan Battle of Monte Cassino. Nama-nama mereka, pangkat, korps, tanggal lahir dan blad makam tertera rapi di papan informasi pemakaman dalam bahasa Polandia.

Catatan ini saya tuliskan setelah membaca berita Pangeran Harry berziarah ke Pemakaman Militer Polandia di Monte Cassino pada tanggal 18 Mei 2014 dalam rangka peringatan 70 tahun Perang Dunia II. Ternyata saya sudah pernah ke sana, meskipun karena ‘dipaksa’ oleh agenda tur yang saya ikuti. Bersama rombongan, pagi-pagi itu kami berangkat menuju Monte Cassino yang terletak sekitar 130 km tenggara dari kota Roma ibukota Italia. Dari kejauhan, di atas bukit sudah terlihat Biara Monte Cassino yang telah direkonstruksi ulang pada tahun 1960-an. Di jalan yang menuju ke atas bukit, menghadap ke Biara itulah terletak Cimitero militare polacco, pemakaman militer Polandia yang akan kami kunjungi. Polacco adalah bahasa Italia untuk Polandia.

Biara Monte Cassino yang terletak di atas bukit, terlihat dari Pemakaman Militer Polandia

Biara Monte Cassino yang terletak di atas bukit, terlihat dari Pemakaman Militer Polandia

Berbeda dengan suasana TPU biasa, taman makam ini bernuansa putih bersih, bersahaja, namun sekaligus kokoh. Saya menaiki anak tangga dan melihat makam-makam yang disusun rapi seperti bangku teater. Kebanyakan makam berbentuk salib yang menandakan si tentara adalah Katolik atau Protestan, tetapi ada juga yang berbentuk bintang Daud sebagai tanda si tentara adalah Yahudi Polandia. Pelataran diukir oleh lambang Polish Army dan di tengahnya ditempatkan makam Jenderal Władysław Anders, sang komandan yang memimpin pasukan Polandia di Battle of Monte Cassino 1944. Jenderal Anders sebenarnya meninggal di London tahun 1970, namun atas permintaan terakhirnya, dia dibaringkan di Monte Cassino ini bersama anak-anak buahnya dari II Polish Corps yang gugur dalam pertempuran tersebut.

Polish cemetery in Monte Cassino

Di pelataran itu, kami berkumpul dan mengheningkan cipta sesaat. Kemudian Pani Magda sebagai wakil dari rombongan tur kami meletakkan karangan bunga di makam Jenderal Anders sebagai tanda penghormatan. Suasana terasa haru. Semua orang menaruh hormat, termasuk peserta tur non-Polandia lainnya selain saya. Ada rasa patriotisme dan kemanusiaan yang bergema di taman makam pahlawan ini. Lalu diam-diam  ada rasa malu menyelinap di hati, karena selama di Indonesia saya bahkan belum pernah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata...

Posted on September 6, 2014, in Budaya, Photo of the Day, Wisata and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Terimakasih mbk El atas informasinya. banyak banget gambaran tentang Polandia yg saya dapatkan dr blog ini. Saya Ilham mbk, 25 sept ini saya akan terbang ke Warsaw utk lanjut s2 Politik. Setahu mbk, ada gak org indonesia yg sedang kuliah di sana mbk?.

    kalau diperkenankan saya juga ijin mau minta alamat e-mail mbk ya.
    dziękuję.

    • Halo Mas Teguh Ilham. Saya sendiri sudah kembali ke Indonesia, jadi kurang tahu apakah masih ada orang Indonesia yang sedang kuliah di Warsawa (dulu sih ada). Mungkin sebaiknya cari info di Facebooknya PPI (Pemuda Pemudi Indonesia) Polandia. FYI, saya juga dapat message serupa dari Fajar Prasetya, sama-sama calon mahasiswa S2 di Warsawa per October ini. Mungkin bisa saling kontak via emailnya di fajarsprasetya@gmail.com (kalau belum kenal). Saya juga izin memberikan email mas Teguh ke ybs. Email saya sendiri adalah elice134@yahoo.com Semoga sesama Indonesian diaspora bisa saling bantu ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: