Arsip Blog

Obat dan Alkohol: Sama-sama 24 Jam

Kalau ada toko yang berani buka 24 jam, pasti karena pemiliknya yakin barang-barang yang dijualnya cukup penting dan sering dicari pelanggan sewaktu-waktu di luar jam buka regular. Contohnya di Indonesia: tidak jarang saya temui minimarket dan apotek yang buka seharian penuh. Biasanya minimarket semacam ini terletak di jalan besar yang ramai sepanjang waktu, sementara apotek 24 jam terletak di dekat RS besar.

Di Polandia juga begitu. Ada minimarket dan apotek yang buka 24 jam. Bahkan tidak hanya minimarket, ada juga hipermarket yang buka 24 jam di daerah dekat tempat tinggal saya di Warsawa, namanya TESCO. Hipermarket yang terletak di mall C.H Goclaw ini dibuka sekitar bulan Juni 2010, dengan iklan super besar yang bertuliskan “Zapraszamy na zakupy 7 dni w tygodniu przez 24 H/dobę” (yang artinya: Selamat berbelanja 7 hari dalam seminggu selama 24 jam/seharian). Pokoknya kalau lihat tulisan ‘dobę’ atau ‘całodobowe’ itu artinya seharian alias 24 Hours.

Bagaimana dengan apotek? Di Warsawa sangat mudah ditemukan apotek, cukup cari tulisan ‘APTEKA’. Tidak jarang di suatu jalan protokol ada beberapa apotek yang hanya terpisah beberapa ratus meter. Dari yang saya baca, di Polandia yang jumlah penduduknya sekitar 38 juta orang, ada sekitar 13,000 apteki (apteki adalah bentuk jamak dari apteka). Banyak ya? Di antaranya tentu ada yang buka 24 jam. Salah satunya di daerah Saska Kępa, di dekat lokasi KBRI Warsawa. Ada juga yang di area Metro Centrum. Bahkan di area dekat flat saya ada 2 apteka yang buka 24 jam.

Untuk yang masih terbatas bahasa Polandianya, memang sebaiknya sudah tahu dulu apa nama obat yang mau kita beli di apteka. Ini karena 1) apoteker Polandia seringnya nggak bisa berbahasa Inggris dan 2) semua obatnya ditaruh di belakang konter! Termasuk obat-obat OTC yang sifatnya bebas dijual. Ini berarti kita sebagai customer harus bilang dulu ke apotekernya mau beli obat apa, dan nanti si apoteker yang ambilin obat tersebut. Nah lho, repot banget kan kalau kita udah keburu bingung duluan apa bahasa Polishnya ‘sakit kepala’ atau ‘batuk-batuk’. Tapi kalau cuma flu, demam, sakit gigi ringan, atau pusing/sakit kepala yang obatnya cukup parasetamol sih, di Apteka bilang aja mau beli ‘Panadol’ (sama kok dengan Panadol di Indonesia).

Apteka 24 Jam di Polandia

“Apteka Calodobowa”: si apotek 24 Jam dan suasana belanja obat di dalam apotek tersebut.

Kalau yang buka seharian itu minimarket dan apotek, itu masih lumrah lah. Di Indonesia kan juga begitu. Yang unik, di Polandia ada lagi toko yang jamak buka 24 jam, yaitu ALKOHOLE! Jreng, dari namanya sudah ketebak dong itu toko jual apaan. Tul, minuman beralkohol. Mulai dari beer, wine, spirit, sampai vodka, lengkap dah. Nama tokonya bisa bervariasi: Alkohole, Sklep z alkoholami, Swiat Alkoholi, Alkohole Swiata (dibolak-balik aja nih namanya) tapi intinya sih jualan alkohol.

Setelah mengalami sendiri buruknya cuaca dingin saat winter di Polandia, memang bisa dimengerti sih kenapa alkohol tak terpisahkan dari kehidupan orang Eropa. Dinginnya menusuk ke tulang-tulang, nggak heran mereka butuh cairan yang ampuh untuk menghangatkan badan. Saya paling sering ketemu orang mabuk di Polandia kalau sudah musim dingin. Apalagi yang tuna wisma. Umumnya sih mereka cuma teriak-teriak, nyanyi-nyanyi, senyum-senyum sok akrab padahal nggak kenal, sampai berani nyapa kita dengan bahasa Polandia kumur-kumur. Tetapi kita cukup menjauh aja untuk menghindari mereka. Mereka nggak akan sampai ngejar-ngejar kok.

Tetapi di satu pihak memang tak terpungkiri bahwa tingkat alkoholisme orang Polandia termasuk tinggi, walaupun masih kalah dengan orang Jerman, Ceko, atau Irish. Dengan populasi 38 juta orang, tingkat konsumsi alkohol di Polandia adalah 8 Liter/100% per capita dengan proporsi 32% vodka, 16% wine dan 54% beer. Selain cuaca, pendorong lain tingginya alkoholisme adalah harga minuman beralkohol di Polandia yang cukup rendah dan mudahnya menemukan minuman itu. Satu botol beer 0,5 Liter merk Warka atau Tatra tidak sampai 2 Zloty (kurang dari Rp 6,000). Sementara vodka merk Sobieski dengan kemasan botol yang oke hanya sekitar 22 Zloty per 500 ml. Kalau masuk ke supermarket bahkan minimarket manapun di Warsawa, pasti saya melihat ada minuman beralkohol yang dijual bebas di situ. Apalagi dengan adanya toko-toko alkohol 24 jam. Intinya sih, alkohol bagian tak terpisahkan dari masyarakat Polandia. Jadi jangan kaget (dan jangan tergoda pula ya kalau memang pantang minum alkohol) kalau melihat di banyak tempat di Polandia terpampang besar-besar: ‘ALKOHOLE 24 H’.

Tuna Wisma dan Toko Alkohol di Polandia

A great photo shoot from photographer Marcin Borkowski. Tak jarang saya lihat kondisi seperti ini saat musim dingin di Warsawa. Tuna Wisma yang duduk-duduk atau tertidur di dekat toko alkohol 24 jam. Photo credit: http://fotoblog.borkowscy.pl