Arsip Blog

Stomatologia, Bukan Ilmu tentang Perut

Setelah beberapa minggu tinggal di Warsawa, saya semakin pede menjelajahi ibukota Polandia ini sendirian. Public transport ZTM yang nyaman menjadi teman bepergian saya sehari-hari. Dari kaca jendela tram atau bus, mulailah saya ngeh bahwa sering sekali terlihat papan nama “Stomatologia” atau “Lekarz Stomatolog” di pinggir jalan. Stomatologia? Stoma sounds like stomach alias perut. Logia pasti berasal dari kata logos alias ilmu. Dan saya tahu pasti bahwa lekarz adalah bahasa Polish yang berarti dokter. Ah, ini pasti dokter untuk masalah pencernaan, semacam internist atau dokter penyakit dalam, tebak saya dengan yakin.

Sesampainya di rumah, saya buka kamus dan tebakan saya ternyata salah besar! Arti kata Stomatolog adalah dokter gigi! Papan nama Stomatologia atau Gabinet Stomatologiczny yang sering saya lihat itu berarti klinik dokter gigi. Waduh, nggak nyambung banget ya 🙂 Tetapi tidak semua klinik dokter gigi di Polandia berlabel Stomatologia sih. Banyak juga yang memakai istilah Dental atau Dent (misalnya Eurodental, Dentestetica, Dentalux), Dental Clinic, Dentysta, atau Centrum Ortodoncji yang lebih jelas kaitannya dengan gigi.

Klinik Dokter Gigi di Polandia

Kali pertama di Polandia saya mencari dokter gigi pusingnya minta ampun, karena yang harus diperiksa giginya adalah si kecil yang baru berusia 3 tahun. Repotnya pun jadi 3 kali, pertama mencari dokter gigi di Polandia yang bisa berbahasa Inggris, kedua si dokter harus ramah dengan anak kecil, dan ketiga tampilan klinik harus bersih dan cerah sehingga si kecil tidak takut masuk ke dalamnya. Mengingat ada banyak stomatologia di wilayah tempat saya tinggal (waktu itu saya tinggal di Goclaw, Praga Południe), saya beranikan diri survey door-to-door ke beberapa klinik terdekat. Dengan kalimat andalan “Czy Pani Doktor mowi po angielsku?” (Apakah Bu Dokter bisa berbahasa Inggris?) dan menilai keramahan si dokter ketika menjawab, akhirnya saya reservasi jadwal dan ajak si kecil ke stomatologia pertamanya. Sukses? Niestety nie, sayangnya tidak. Meskipun Pani Dentysta-nya sabar membujuk, si kecil keburu ketakutan dan minta pulang ketika melihat peralatan tempur si dokter dinyalakan 😦

Fenomena Dental Tourism di Polandia

Semua orang tahu bahwa biaya pengobatan gigi itu muahal! Biaya stomatologia Polandia jelas lebih mahal dibandingkan biaya dentist di Jakarta, misalnya untuk ekstraksi/pencabutan gigi tetap dewasa di Jakarta sekitar IDR 100.000,- sementara di Polandia sekitar 100 PLN (dimana saat ini 1 PLN setara IDR 3.600). Namun ternyata biaya dental di Polandia ini masih jauh lebih murah dibandingkan di Eropa Barat, bahkan diklaim bisa menghemat biaya sampai 60% dibandingkan dengan biaya dental di UK yang gila-gilaan. Sebagai perbandingan, biaya ekstrasi gigi di Inggris itu sekitar GBP 100 (dimana saat ini 1 GBP setara 5,2 PLN). Tidak heran bila fenomena dental tourism ataupun medical tourism telah berkembang pesat di Polandia dan paling diminati oleh pasien dari UK.

Apa itu dental tourism? Sesuai namanya, dental tourism (Polish: turystyka stomatologiczna) menawarkan program wisata sekaligus berobat gigi. Sumber devisa yang satu ini ternyata selaras dengan kebijakan pemerintahan Polandia. Presiden Polandia saat ini, Bronislaw Komorowski, dikenal sangat mendorong komersialisasi sistem healthcare di Polandia. Apalagi sejak tahun 2004 Polandia telah bergabung dengan ke Uni Eropa dan menerapkan open-market capitalism dalam perekonomiannya. Faktanya sejak 2009, di Polandia telah didirikan beberapa klinik dan RS swasta modern berkualitas tinggi bagi kalangan domestik papan atas maupun pasien internasional, contohnya St Raphael’s Hospital di Krakow dan Medicover Hospital di Warsawa. Biaya RS atau klinik swasta ini jelas lebih mahal dan tidak ditanggung oleh sistem managed care nasional Polandia.

Untuk warganya sendiri, Polandia memang menerapkan sistem managed care dimana setiap warga negara Polandia mempunyai asuransi kesehatan NDZ (Narodowy Fundusz Zdrowia) atau Dana Kesehatan Nasional dari pemerintah, sangat mirip dengan sistem BPJS Kesehatan yang sedang diterapkan di Indonesia sejak tahun 2014 ini. Dan seperti umum terjadi, sistem asuransi nasional dengan premi murah ini mengakibatkan antrian puanjaang dengan kualitas perawatan yang relatif rendah. Sehingga industri kesehatan swasta menjadi alternatif bagi mereka yang rela membayar lebih secara pribadi demi mendapatkan kecepatan dan kualitas layanan yang lebih baik. Termasuk untuk menjaring minat pasien dari negara Eropa Barat, khususnya UK, yang biaya pengobatannya termasuk dental cost masih jauh lebih mahal dibandingkan Polandia.

dental-tourism-stats

Selain Polandia, negara-negara lain yang rajin mengenjot dental atau medical tourism ini adalah Hungaria, Turki, Bulgaria, sampai India dan Thailand. Menurut Revahealth.com, sebuah search engine untuk medical tourism, dental treatment yang paling banyak dicari adalah implan gigi yaitu gigi palsu dari bahan titanium yang ditanam di dalam tulang rahang. Di UK, biayanya rata-rata £2,000 per implant, sementara biayanya di Polandia atau Hungaria hanya sekitar £800 – £1,200 per implant. Di Indonesia sendiri, harga 1 implan gigi setelah saya googling sekitar Rp 10 Juta yang berarti setara dengan £520. Ah, tetap lebih murah di Indonesia ya.

Dalam hal kesehatan, sering terjadi paradoks harga vs kualitas. Mahal belum tentu berkualitas, namun terlalu murah pun seringnya bermutu rendah. Hasil survey British Dental Association (BDA) pada tahun 2008 memperlihatkan bahwa 29% dentists di UK harus mengobati ulang pasiennya karena terkena komplikasi dari dental treatment di luar negeri. Urusan memilih dentist ini memang susah-susah gampang, jangan terpukau dengan fasilitas klinik yang flashy dan modern saja, tetapi harus mengecek kualifikasi dan pengalaman dokternya. Worth it bayar mahal kalau dokternya memang pakar. Yang menyebalkan kalau sudah mahal (kadang pakai ditambah-tambahin treatment yang sebenarnya tidak perlu), tetapi hasilnya payah dan membuat kita harus kembali perawatan lagi.

Jadi Pilih Stomatologia Yang Mana?

Berkaitan dengan ini, ada satu pertanyaan yang masuk ke Polandesia (Halo, Mas Arswendy). Dia orang Indonesia yang tinggal di Norwegia dan tertarik untuk periksa gigi di Warsawa, Polandia. Bagi pasien internasional yang mencari dobra dentysta yang bisa berbahasa Inggris di Polandia, bisa merujuk ke beberapa website yang menawarkan pengurusan layanan dental di Polandia, misalnya:

 Di Polandia ini biasanya harus bikin appointment jauh-jauh hari dulu sebelum ketemu dokternya, malas banget deh. Jadi kalau urusan sakit gigi mendadak biasanya saya dan keluarga pasrah saja ditangani oleh stomatolog dekat rumah dengan broken English-nya hehehe… Tetapi di bawah ini ada beberapa stomatologia yang bisa direkomendasikan bila ada teman-teman dari Indonesia yang perlu berobat gigi di Polandia. Silakan klik websitenya jika mau tahu lebih banyak, untuk cari tahu harga/biaya per treatment cari tab yang bertulisan “Cennik”. Semoga cukup membantu ya.

EURODENTAL | website: http://www.eurodental.pl/

Eurodental punya 5 cabang di Warsawa. Polandesian pernah berobat ke kliniknya di Ulica Nowowiejska 37 (di distrik Ochota) karena tetap buka di hari Sabtu, sementara stomatologia yang lain biasanya hanya buka hari Senin – Jumat. Kebetulan hari Sabtu itu lumayan kosong, sehingga bisa langsung dilayani oleh dokternya. Dokternya baik dan bisa berbahasa Inggris kok, meskipun websitenya full Polish. Suasana klinik cukup serius, nggak cocok untuk pasien anak-anak. Sementara cabang yang cukup dekat dengan Palace Culture adalah yang di ul. Śniadeckich 12/16. Kalau ingin tahu tentang klinik ini dalam bahasa Inggrisnya, silakan buka situs ini http://www.whatclinic.com/dentists/poland/warsaw/euro-dental-nowowiejska-street

MM DENT | Grochowska 56/U7, Praga Poludnie, Warszawa

Masuk daftar ini karena beberapa orang di Polish Forum merekomendasikan stomatologia yang lokasinya tidak jauh dari flat saya. Nggak nyangka ternyata mereka bisa berbahasa Inggris padahal website-nya full Polish >> http://mmdent.waw.pl/

WELL NOW DENTAL CLINIC | ul. Stanisława Kostki Potockiego 2A, Wilanow, Warszawa

Bukan kliniknya sih yang penting, tetapi Dr. Tomasz Foik yang namanya berulang kali muncul di Polish Forum sebagai dokter gigi yang sangat direkomendasikan oleh para expats. Speaks very good English, experienced, dan nggak nge-charge biaya yang tidak perlu. Website: http://www.wellnow.pl/

DENTAL TRAVEL POLAND a.k.a NZOZ ‘Implant-Art’ Piotr Stępień | Puławska 228 lokal 11
02-670, Mokotów, Warszawa | Telp. +48 22 307 18 73 ext: 82982

Masuk daftar karena memang target marketnya adalah dental tourism. Website asli dalam bahasa Polish adalah http://www.implant-art.com.pl/ tetapi untuk keterangannya dalam bahasa Inggris bisa lihat di http://www.whatclinic.com/dentists/poland/warsaw/dental-travel-poland-warsaw. Kalau lilhat websitenya sih fasilitas mereka oke banget, dokter Stepien ternyata juga cukup punya nama di sini. Tinggal harganya aja cocok nggak dengan kantong kita.

Sedangkan kalau di Krakow, stomatologia yang paling direkomen adalah DENTESTICA. Kliniknya terletak di FRONTON Office Center lantai 4, Ul. Kamienna 21, 31-403 Kraków. Klinik dental ini termasuk salah satu destinasi dental tourism yang laris. Cek website yang sangat informatif di http://www.dentestetica.com/

Oke, cukup segini dulu ya. Yang paling penting memang menjaga kesehatan gigi. Jadi posting ini ditutup dengan nasehat dokter gigi yang klise tetapi penting, jangan lupa mengosok gigi 2 x sehari, di pagi hari dan malam sebelum tidur 🙂

Iklan

Cakepnya Kaos-kaos Euro 2012 !

Masih dalam spirit menyambut EURO 2012, kali ini catatan saya adalah mengenai suvenirnya 🙂 Ternyata urusan cinderamata Liga Eropa ini banyak juga lika-likunya. Yang utama adalah urusan license! UEFA (Union of European Football) sebagai badan tertinggi persepakbolaan Eropa dan penyelenggara resmi EURO 2012 ternyata sangat strict dalam memberikan izin hak produksi dan distribusi merchandise resmi turnamen ini. Tentunya produsen suvenir yang dipilih adalah perusahaan komersial dengan reputasi bagus dan jaringan distribusi yang luas.

Uniknya, UEFA memilih sebuah perusahaan Amerika untuk memegang lisensi suvenir Liga Eropa ini. Perusahaan manakah itu? Warner Bros! Tetapi ah, ternyata Warner Bros sudah menjadi produsen resmi suvenir untuk EURO 2004 dan EURO 2008, sehingga sebenarnya kali ini adalah untuk ketiga kalinya dia menangani proyek merchandise Liga Eropa. Warner Bros tentunya tidak bekerja sendirian, melainkan melakukan kontrak kerjasama  dengan produsen lokal di Polandia dan Ukraina untuk memproduksi dan mendistribusikan suvenir tersebut. Daftar jenis-jenis produknya sendiri ditentukan langsung oleh UEFA. Sementaranya merchandise tersebut nantinya hanya akan dijual di gerai-gerai resmi (official retailer) produk-produk EURO 2012. Selektif banget kan?

Nah, ternyata di Polandia, koleksi resmi pertama cinderamata EURO 2012 telah diluncurkan sejak Juni 2011 yang lalu. Wah, telat juga saya tahunya! Tapi gpp deh, karena ini masih koleksi pertama. Masih akan ada koleksi merchandise lainnya yang akan menyusul (belum tahu kapan dan apa bentuknya).

Merchandise resmi EURO 2012 yang pertama ini berupa koleksi kaos-kaos yang diluncurkan oleh INTERSPORT di pusat perbelanjaan Zloty Tarasy di Warsawa pada tanggal 10 Juni 2011. Dalam kesempatan ini INTERSPORT, yang merupakan gerai resmi produk-produk EURO 2012, bekerjasama dengan ADIDAS untuk memproduksi kaos-kaos EURO 2012 yang ditujukan untuk pria, wanita, maupun anak-anak. Berita lengkapnya bisa dibaca di sini. Penasaran seperti apa desain kaosnya dan berapa harganya? Silakan lihat di bawah ini.

Slavek dan Slavko untuk Anak-anak

Kaos merah bergambar maskot EURO 2012: Slavek (di bagian depan kaos) dan Slavko (di bagian belakang kaos) ini ditujukan untuk anak-anak (ukuran 116 – 152 cm). Harganya 49.99 Zloty (setara Rp 150.000,-). So cute!

Bunga dan Bola untuk Wanita

Desain kaos untuk wanita juga tidak kalah cute, apalagi logo EURO 2012 sendiri memang sudah girly menurut saya (bayangkan, bola dan bunga!). Lihat saja beberapa pilihan kaosnya di bawah ini. Ada juga yang warna hitam, tapi tidak saya tampilkan di sini. Ukuran kaos untuk wanita adalah 36 (S) – 42 (XL) dan terbuat dari 100% cotton. Harganya berkisar dari 59.99 – 99.99 Zloty (setara Rp 180.000 – 300.000)

Hitam Putih untuk Pria

Kalau kaos untuk wanita punya pilihan warna ungu, kaos untuk pria hanya ada warna putih, hitam dan merah. Desainnya juga tidak jauh beda, sama-sama bergambar logo EURO 2012 dan ada satu yang bergambar peta Polandia dan Ukraina. Harganya juga berkisar dari 59.99 – 99.99 Zloty, dengan pilihan ukurannya dari S – XXL.

Ini baru koleksi merchandise yang pertama, kita lihat koleksi selanjutnya seperti apa. Tetapi dengan kualitas Adidas asli, harganya tidak berbeda dengan yang di Indonesia kan? Koleksi lengkapnya bisa dilihat di situs Intersport www.intersport.pl Selain di Warsawa, kaos-kaos ini juga bisa dibeli di Gdansk, Wroclaw, Poznan dan kota-kota besar Polandia lainnya. Tapi ya itu tadi, tidak dijual di sembarang toko, hanya ada di gerai resmi produk EURO 2012.

58.000 Tempat Duduk dan 965 Toilet

Sudah tahu kan bahwa turnamen sepakbola EURO 2012 akan diadakan di Polandia dan Ukraina? Sebagai co-host Piala Eropa yang bergengsi ini, Polandia tampaknya benar-benar serius dalam melakukan konstruksi stadion nasionalnya agar layak sebagai arena pertandingan sepakbola kelas dunia. Yap, pada tanggal 8 Juni 2012, pertandingan pembukaan EURO 2012 akan diadakan di Stadion Narodowy (Stadion Nasional) di Warsawa, Polandia.

Pembangunan Stadion Narodowy ini sudah dimulai sejak tahun lalu, tepatnya pada tanggal 17 Februari 2010 dengan rencana konstruksi memakan waktu total 500 hari. Stadion ini direncanakan menjadi stadion yang terbesar di Polandia dan dilengkapi dengan movable roof yang berstruktur canggih. Lokasinya pun strategis, yaitu di tepi sungai Vistula dekat Centrum (pusat kota) dan mudah dicapai dengan kendaraan umum. Alamat resminya di ul. Zieleniecka 1, tapi kalau mau ke sini, lebih dekat turun di halte Rondo Waszyngtona (bus no 111, 117, 158, 166, 507, 517, 512 dan tram no 7, 8, 9, 22, 24, 25).

Sempat Terbengkalai dan Jadi Pasar Rakyat Eropa

Sebenarnya di lokasi ini dulu sudah ada stadion sepakbola, namanya Stadion Dziesięciolecia atau sering disingkat Stadion X-Lecia (artinya “10th Anniversary Stadium”) yang berdiri pada tahun 1955. Berbagai pertandingan olahraga besar sempat diadakan di sini. Namun sejak tahun 1983, stadion tersebut tidak lagi dipakai sebagai tempat pertandingan dan menjadi terbengkalai, tidak ada upaya untuk memperbaikinya karena biayanya dianggap terlalu besar dan tidak profitable. Lima tahun kemudian (tahun 1989), area stadion pun disewakan sebagai area pasar rakyat terbesar di Eropa Tengah dan Timur dimana ada lebih dari 5000 pedagang yang berjualan di sini. Nama resminya pasar “Jarmark Europa” dan dikelola oleh perusahaan dagang Damis. Saya sempat mengalami langsung pasar rakyat Eropa ini, wah, benar-benar berjubel seperti pasar Tanah Abang di Jakarta tempo dulu. Selain orang Polandia, banyak juga orang Vietnam dan orang kulit hitam yang berdagang di sini. Yang dijual macam-macam: dari pakaian, sepatu, bahan makanan, sampai alat-alat rumah tangga dan elektronik. Makin seperti pasar karena tempat dagangannya ala kios dan tenda-tenda, plus sangat dimungkinkan untuk tawar-menawar, hahaha… Baru pada tahun 2007, pemerintah Warsawa mengambil keputusan untuk membangun Stadion Nasional di lokasi ini sehingga pasar ini pun digusur ke tempat lain, tepatnya pindah ke Marywilska 44  yang terletak di pinggir Warsawa.

Sejak awal, pembangunan stadion ini memang telah menarik perhatian banyak orang. Sepakbola memang merupakan olahraga paling populer di Polandia dan tentu saja masyarakat di sini mendambakan stadion sepakbola megah yang bisa dibanggakan. Stadion Narodowy ini direncanakan baru selesai tuntas pada tanggal 30 November 2011. Jadi maklum saja kalau sampai  sekarang (Juli 2011) kondisinya masih setengah jadi. Lihat saja, meskipun facade depannya yang bermotif putih-merah sudah jadi, namun gerbang masuknya belum terpasang, hehehe…

Open House Pertama Stadion National di Warsawa

Mungkin karena mempertimbangkan animo masyarakat yang begitu besar, pada hari Minggu, 24 Juli 2011 yang lalu, stadion ini dibuka untuk umum. Publik dipersilakan masuk secara bebas untuk melihat-lihat interior atau bagian dalam dari stadion ini. Untuk saya yang sedang tinggal di Warsawa (dan tidak berhasil mendapatkan tiket nonton EURO 2012 hehehe), ini sebuah kesempatan yang sayang kalau disia-siakan.

Jadilah hari itu, berbondong-bondong dengan ribuan orang lainnya yang sama-sama penasaran, saya memasuki Stadion Narodowy w Warszawie. Suasana benar-benar ramai, mulai dari bayi hingga kakek-nenek pun turut mengunjungi stadion ini. Khusus untuk kesempatan ini, salah satu sektor tribun pun dibuka agar pengunjung dapat mengambil tempat duduk dan menguji pemandangan dari tribun tersebut. Warna kursinya didominasi dengan merah dan sedikit abu-abu (bukan putih). Di tengah-tengah stadion, ada layar LCD super besar untuk menyiarkan tayangan pertandingan. Juga ada pameran foto yang menampilkan foto-foto sejarah Stadion X-Lecia dan tahap-tahap konstruksi stadion ini sejak tahun lalu hingga kini. Dimana-mana saya lihat orang-orang menyempatkan diri untuk berfoto dan mencoba tempat duduk di tribun. Suasana pun makin hiruk pikuk karena ada sebagian pengunjung yang bernyanyi lagu march keras-keras atau meneriakkan yel-yel “Polska!”. Ah, bisa ditebak bahwa mereka adalah fans fanatik sepakbola Polandia.

Sejujurnya buat saya, stadion ini tidak terlalu berkesan. Memang besar dan baru, tetapi ya sama-sama saja seperti layaknya stadion sepakbola umumnya hehehe… Malah karena belum selesai di-furnished, belum ada rumput di lapangannya. Namun tak urung saya kagum juga membaca statistik stadion ini: akan ada 58.000 tempat duduk di tribun, 965 toilet, 1.758 tempat parkir, dan 110 tempat duduk untuk orang cacat. Total luas area stadion (termasuk area parkirnya) sebesar 18 ha, sementara luas bangunannya sendiri 204.000 m2 dengan tinggi atapnya mencapai 112 m. Kabarnya biaya pembangunan stadion ini mencapai 1.569 juta PLN (sekitar 5 trilyun rupiah).

Open house stadion ini diadakan dari pukul 10 pagi hingga 6 sore. Dari situs resmi stadion (www.stadionnarodowy.org.pl), dikabarkan total ada 75 ribu pengunjung pada hari itu sehingga pengelola pun berencana mengadakan Sunday Walk seperti ini lagi di bulan September. Mari kita lihat nanti apakah di bulan September sudah ada rumput tumbuh di sini 🙂

Susahnya Mendapatkan Tiket EURO 2012

Saya bukan penikmat sepakbola sejati. Hanya ketika Piala Dunia saja saya mau bela-belain mantengin TV hampir setiap hari dan menyaksikan 22 orang laki-laki mengejar-ngejar bola di lapangan. Turnamen sepakbola lainnya tidak saya ikuti. Namun Piala Eropa 2012 atau Euro 2012 mau tak mau menarik perhatian saya. Yap, tak lain dan tak bukan karena Euro 2012 akan diadakan di Polandia dan Ukraina!

Logo Euro 2012 - Poland and Ukraine

Turnamen sepakbola Euro 2012 atau yang nama lengkapnya 2012 UEFA European Football Championship memang event maha penting bagi Polandia (dan Ukraina juga tentunya). Ada 4 kota di Polandia yang akan menjadi host cities yaitu Warsawa, Gdansk, Poznan dan Wroclaw (semuanya kota-kota besar di Polandia).

Pertandingan pembukaan atau Opening Match akan diadakan di Stadion Narodowy di Warsawa, Polandia pada tanggal 8 Juni 2012 (Wahh, kebayang pasti ruamaai banget! Stadion tersebut letaknya dekat dengan lokasi KBRI Warsawa lho). Sementara pertandingan di Ukraina juga akan mengambil tempat di 4 kota yaitu Lviv, Kharkiv, Donetsk and Kyiv. Pertandingan final Euro 2012 sendiri akan berlangsung pada tanggal 1 Juli 2012 di Olimpiysky National Sports Complex di Kyiv, ibukota Ukraina.

Sejak Polandia dan Ukraina terpilih sebagai host Euro 2012 pada bulan April 2007, kedua negara tersebut langsung berbenah dengan membangun dan merenovasi stadion sepakbola di host cities mereka sesuai standar UEFA. Lihat saja pembangunan Stadion Narodowy (Stadion National) di Warsawa yang sampai sekarang belum selesai. Demi membangun Stadion Nasional ini, bazar rakyat “Jarmark Europe” di area sekitar Stadion pun telah digusur pada pertengahan tahun 2010. Para pedagangnya pun terpaksa pindah ke pusat grosir Marywilska 44 di pinggir Warsawa sana.

Stadion Narodowy di Warsawa yang masih belum selesai dibangun. Foto diambil Januari 2011.

Tiket nonton Euro 2012 sudah dijual sejak awal bulan Maret ini melalui situs resmi UEFA Euro 2012. Heboh ya, beli tiket pertandingan Piala Eropa ternyata sudah harus setahun sebelumnya! Gimana tiket Piala Dunia? Untuk membeli tiket Euro 2012 ini, kita harus membuat akun terlebih dahulu pada portal tiket di situs UEFA tersebut. Mumpung lagi tinggal di sini, pada minggu pertama bulan Maret 2011 saya dan suami pun tak mau ketinggalan mendaftar untuk memesan tiket tersebut. Namun ya ampunnn… susaaaah banget nembusnya! Proses pengisian data sebagai calon pembeli sih berjalan cukup lancar (data yang diminta termasuk nomor pasport segala lho). Tapi tunggu punya tunggu, kok sampai sekarang belum juga mendapatkan email konfirmasi bahwa sudah terdaftar. Wah kenapa macet begini nih.. Katanya nggak pakai sistem “first come first served“. Katanya tersedia 1,4 juta tiket yang siap dijual untuk 31 pertandingan di turnamen Euro nanti. Katanya setiap calon pembeli punya probabilitas yang sama selama bulan Maret ini. Katanya, katanya..

Ternyata berita resmi dari situs UEFA mengatakan bahwa 10 hari dari sejak dimulainya penjualan tiket Euro 2012, EUFA sudah mendapat permintaan tiket sebanyak 2 juta buah dari seluruh penjuru dunia. Sekitar 700 ribu orang dari 178 negara sudah membuat akun di situs UEFA sehingga bisa ditebak, demand sudah melebihi supply (oversubscribed). Hal ini berarti akan diadakan lotere pada bulan April untuk menentukan alokasi tiket bagi pertandingan yang sudah oversubscribed tersebut. Dan siapakah para ‘pemborong’ tiket Euro 2012 ini? Ternyata 90% pemesan tiket berasal dari penduduk Polandia dan Ukraina itu sendiri! Taeelaahh.. nggak jauh-jauh. Hal ini memang bisa dimaklumi, apalagi sepakbola memang olahraga yang paling terkenal di Polandia.

Delapan Host Cities di Polandia dan Ukraina untuk Euro 2012.

Berapa sih harga tiket nonton Euro 2012? Berkisar antara 30 – 600 Euro. Untuk nonton Opening Match di Warsawa, harga tiketnya sesuai kelas/kategori: Kategori 1 €250 Kategori 2 €140 Kategori 3 €45. Sementara untuk nonton Final Match di Kyiv, harga tiketnya jelas lebih mahal: Kategori 1 €600 Kategori 2 €330 Kategori 3 €50. Itu adalah harga tiket untuk tipe Individual Match (untuk nonton satu pertandingan saja). Saya sih sebenarnya ngincar yang paling murah aja alias kategori 3. Lokasi duduknya? Pas di belakang gawang, hahaha… pantesan bisa paling murah ya!

Tipe tiket lainnya adalah Follow My Team dan Venue Series. Tipe tiket Venue Series ini lah yang paling banyak diburu oleh para penduduk Polandia karena dengan jenis tiket ini, kita bisa nonton semua pertandingan yang mengambil tempat di stadion tertentu. Bisa ditebak, tiket venue series yang sudah ‘virtually sold out’ adalah untuk Warsawa dan Kyiv.

Jadi apakah Polandesian akan bisa nonton Euro 2012 di Warsawa? Hmm.. melihat perkembangan yang ada, saya sebenarnya pesimis sih. Ternyata kecil ya kemungkinan untuk bisa mendapatkan tiketnya. Tapi paling tidak saya turut merasakan gegap gempita kota ini menyambut datangnya Piala Eropa, termasuk memborong suvenir kibica (supporter olahraga) di Polandia yang didominasi warna merah-putih. Ingat kan warna bendera Polandia sama dengan Indonesia? Lumayanlah, mungkin bisa dipakai juga kalau mendukung team Indonesia melawan negara lain hehehe…

Topi-topi seru para suporter (kibica) Polandia yang didominasi warna putih dan merah